Pada golongan rakyat biasa dalam masa kehamilan terdapat upacara sebagai berikut:
(1) Upacara tingkeban;
(2) Upcara reuneuh mundingeun.
Maksud dan tujuan dari upacara tingkeban atau upacara tujuh bulan dilaksanakan ialah agar si bayi yang dikandung dan ibunya mulus rahayu dan pada waktu melahirkan nanti tidak dijumpai kesulitan. Kata tingkeban berasal dari kata tingkeb yang berarti tutup. Maksudnya, sebagai peringatan kepada suami bahwa sejak dilaksanakannya upacara tingkeban tersebut semua ‘ditutup’, yaitu tertutup istri bagi suami. Sedangkan maksud dan tujuan upcara reuneuh mundingeun, yaitu upacara mengandung lebih dari sembilan bulan tetapi belum saja ada tanda-tanda untuk melahirkan.
25
Hadiati, Diah Nur. 2016. Bentuk, Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Duar Hidup Manusia pada Masyarakat Sunda. Skripsi Prodi Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga
Comments
Post a Comment