Menurut bahasa Sansekerta, kata ‘Sunda’ yang merupakan induk bahasa-bahasa Austronesia, terdapat 6 (enam). Keenam arti Sunda itu adalah: (1) Sunda dari akar kata ‘sund’ artinya bercahaya, terang benderang; (2) Sunda adalah nama lain dari Dewa Wisnu sebagai pemelihara alam; (3) Sunda adalah nama Daitya, yaitu satria bertenaga besar dalam cerita Ni Sunda dan Upa Sunda; (4) Sunda adalah Satria Wanara yang terampil dalam kisah
13
Ramayana; (5) Sunda dari kata ‘cuddha’ artinya yang bermakna putih bersih; (6) Sunda adalah nama gunung dahulu di sebelah utara kota Bandung. Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa Indonesia dengan istilah Tatar Pasundan yang mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, Lampung, dan wilayah barat Jawa Tengah (Banyumasan).
Menurut Rouffaer (1905, hlm. 16) menyatakan bahwa kata Sunda berasal dari akar kata ‘sund’ atau kata ‘suddha’ dalam bahasa Sansekerta yang mempunyai pengertian bersinar, terang, berkilau, putih. Nama Sunda tersebut mulai digunakan oleh raja Purnawarman pada tahun 397 untuk menyebut ibukota kerajaan Tarumanegara yang didirikannya.
14
Hadiati, Diah Nur. 2016. Bentuk, Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Duar Hidup Manusia pada Masyarakat Sunda. Skripsi Prodi Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga
Comments
Post a Comment