Dari berbagai sumber kita dapati berbagai istilah untuk menamakan jenis atau tipe makna. Jenis atau tipe makna itu memang dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria dan sudut pandang. Berikut akan dibahas pengertian makna-makna tersebut satu persatu:
a) Makna Leksikal
Makna leksikal adalah makna yang sebenarnya yang sesuai dengan hasil observasi indera kita, makna apa adanya, makna yang ada didalam kamus. Leksikal adalah bentuk ajektif yang diturunkan dari bentuk nomina leksikon (Vokabuler, kosa kata, perbendaharaan kata). Satuan dari leksikon adalah leksem, yaitu satuan bentuk bahasa yang bermakna. Contohnya: kata ‘tikus’, makna leksikalnya adalah sebangsa binatang pengerat yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit tifus.
11
b) Makna Gramatikal
Makna gramatikal terjadi apabila terdapat proses afiksasi, reduplikasi, komposisi dan kalimatisasi. Contohnya: bernyanyi, kata dasar nyanyi berawalan ber- yang bermakna melakukan aktivitas bernyanyi.
c) Makna Referensial
Makna referensial (referensial meaning) adalah makna unsur bahasa yang sangat dekat hubungannya dengan dunia di luar bahasa (objek atau gagasan) dan yang dapat dijelaskan melalui analisis komponen juga disebut denotasi; lawan dari konotasi.
d) Makna Konseptual
Makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari sebuah konteks atau asosiasi apa pun. Contohnya: kata ‘kuda’ memiliki makna konseptual sejenis binatang berkaki empat yang bisa dikendarai.
Dalam analisis semantik istilah-istilah upacara ritual daur hidup manusia pada masyarakat Sunda diartikan menurut kamus, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya penjelasan lain yang didapat dari informan maupun penulis itu sendiri untuk memperjelas pembahasan.
12
Hadiati, Diah Nur. 2016. Bentuk, Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Duar Hidup Manusia pada Masyarakat Sunda. Skripsi Prodi Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga
Comments
Post a Comment