Menurut Lenaga Saburo (dalam Sitomorang, 2006, hlm. 2-3) kebudayaan adalah seluruh cara hidup manusia ningen no seikatsu no itonami kata. Lenaga menjelaskan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan hal yang alamiah sedangkan kebudayaan dalam arti sempit adalah terdiri dari ilmu pengetahuan sistem kepercayaan dan seni. Oleh karena itu, Lenaga mengatakan kebudayaan dalam arti luas adalah segala sesuatu yang bersifat konkret yang diolah manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Bahasa bukan saja merupakan property yang ada di dalam diri manusia yang dikaji secara sepihak oleh ahli bahasa, tetapi bahasa juga sebagai alat komunikasi antar persona
2
yang mana didalamnya terkandung makna. Begitu pula dalam suatu budaya, kegiatan budaya memiliki maknanya sendiri-sendiri.
Seperti halnya dalam budaya Sunda, masyarakat Sunda sediri masih melaksanakan beberapa ritual yang didalamnya terdapat banyak sekali prosesi, peran bahasa sangat dibutuhkan dalam menyampaikan maksud tersebut.
Bahasa Sunda sendiri memiliki keunikan yang membedakan dari bahasa lainnya baik dari kekayaan kosakata dan keunikan dari bahasa itu sendiri. Bahasa Sunda memang unik sekaligus sulit dibandingkan dengan bahasa Inggris, hal tersebut dikarenakan adanya undak usuk basa.
Undak usuk basa tersebut semacam pengkastaan untuk orang yang diajak berbicara. Berbeda dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, kalimat yang dipakai untuk orang tua dan teman sebaya akan terdengar sama, sedangkan dalam bahasa Sunda akan berbeda.
Keramahan dan perilaku masyarakat Sunda yang dikenal kalem memiliiki daya tarik untuk diteliti, baik dari penggunaan kebahasaan dalam keseharian maupun pada saat melaksanakan upacara ritual adat. Penelitian ini lebih menekankan pada penggunaan bahasa masyarakat Sunda saat melaksanakan upacara ritual adat. Dalam analisis semantisnya, istilah-istilah ritual daur hidup manusia diartikan menurut kamus.
3
Hadiati, Diah Nur. 2016. Bentuk, Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Duar Hidup Manusia pada Masyarakat Sunda. Skripsi Prodi Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga
Comments
Post a Comment