Kieven dalam Karyanto (2013) memandang cerita Panji sudah popular pada masa kerajaan Majapahit, tokoh Panji adalah seorang raden dari Kerajaan Jenggolo (Kahuripan) yang bertunangan dengan putri dari Kerajaan Kediri (Daha), tetapi mereka berpisah dan harus mengalami banyak kesulitan sebelum akhirnya dipertemukan kembali.
Perjuangan yang dialami Panji Asmara-dana dengan Putri Candrakirana (Dewi Sekartaji) bukan saja tentang pergolakan cinta yang dilalui, tetapi juga adanya berbagai konflik perjuangan hidup, sistem ekonomi, politik yang curam, dan berbagai masalah sosial lainnya. Berikut pemaparan tentang keharmonisan dan konflik berdasarkan etika Jawa dalam cerita Panji.
---
Cerita Panji merupakan cerita klasik yang dikenal luas masyarakat Jawa, Indonesia, Asia Tenggara, bahkan dunia dan dijadikan sebagai warisan budaya.Sehingga banyak bermunculan varian-varian cerita yang beragam.
Keanekaragaman tersebut yang selalu membuat perkembangan cerita Panji selalu digubah dan mengalami perubahan. Lantas tidak merubah esensi kandungan cerita Panji sesungguhnya. Secara sederhana, dapat diambil garis merah jalannya cerita Panji adalah sebuah pengembaraan, bukan bergelut pergolakan cinta antara Panji Asmorobangun dengan Dewi Sekartaji saja, melainkan berbagai konflik kehidupan salama perjalanan hidup.
Kisah-kasih keharmonisan, masalah ekonomi yang sengit, politik yang curam, kehidupan sosial atau dalam berkeluarga dan bermasyarakat, spiritual atau keagamaan, budaya, dan sebagainya.Sehingga etika Jawa dalam cerita Panji memiliki keselarasan yang dapat diambil manfaat terutama kehidupan modernisasi sekarang ini.
Etika Jawa memperlihatkan unsur lahir batin orang Jawa untuk mencari solusi terbaik dalam menjalani hidup dengan prinsip kerukunan dan prinsip hormat.Dimana tatanan kehidupan memicu berbagai konflik karena tidak adanya etika yang mengikat.Pentingnya penelitian ini juga sebagai bentuk penjagaan atau pelestarian nilai antar generasi sehingga dapat dijadikan pedoman pendidikan karakter atau salah satu materi pembelajaran kurikulum modern saat ini dengan pemanfaatan cerita bersumber dari kearifan lokal.
Setyoningrum, Indri.dkk. Etika Jawa dalam Cerita Panji. Prosiding SAGA – ISBN : 978-602-17348-7-2. Hlm 59-69
Pustaka:
Suseno, Franz Magnis. 2001. Etika Jawa (Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Comments
Post a Comment